Feri Kritisi Kurangnya Tenaga Kesehatan dan Faskes Berau

TANJUNG REDEB – Memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Berau yang tersebar di 13 kecamatan, Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong memberikan beberapa usulan kepada Pemkab Berau.

Diantaranya mengoptimalkan pelayanan semua rumah sakit yang ada di Berau, baik itu dokter umum, dokter spesialis, perawat dan alat-alat kesehatan.

Jumlah dokter yang bertugas Berau dinilai sangat kurang dan secara jangka panjang berdampak buruk pada pelayanan kesehatan.

“Seharusnya satu puskesmas minimal 3 dokter, tapi kebayakan yang terjadi di lapangan cuma ada 1 dokter, sehingga BPJS selalu kelebihan sisa anggaran untuk menggaji dokter,” ungkapnya.

Terkait dengan hal itu, pemerintah dipandang perlu menambah jumlah rumah sakit agar kemampuan dan kapasitas pelayanan publik dibidang kesehatan semakin baik dan semakin kompetitif.

Selain itu, bagi para dokter yang ditugaskan puskesmas pembantu, puskesmas utama dan rumah sakit, dirinya menyarankan agar diberikan insentif kepada para dokter tersebut secara khusus, baik menyangkut bersaran gajinya serta jangka waktu penerimaannya.

Terkait dengan penempatan para dokter atau mutasi, juga dinilai perlu memperhatikan aspek profesionalisme dan kebutuhan di masing-masing jenjang pelayanan kesehatan agar kebijakan mutasi para dokter tersebut tidak berdasarkan kepada kepentingan politik semata.

Lanjutnya, pasien mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, baik rawat jalan maupun rawat inap. Untuk itu, DPRD juga menilai pemerintah harus perlu menambah jumlah rumah sakit serta puskesmas yang buka 24 jam.

“Semua yang diusulkan sangat penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau,” tandasnya.(Adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI