Gubernur Kaltim Resmikan Awang Faroek Tower, RSKD Balikpapan Siap Jadi Pusat Jantung Regional Kalimantan

BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji meresmikan Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rabu (24/6/2026).

Rudy Mas’ud mengatakan kehadiran fasilitas modern itu menandai penguatan layanan kesehatan jantung di Kalimantan Timur, sekaligus diproyeksikan menjadi pusat rujukan regional untuk wilayah Kalimantan.

“Peresmian gedung tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan akses layanan jantung yang komprehensif bagi masyarakat,” ujarnya.

Seluruh pelayanan jantung di RSKD kini dipusatkan di Gedung Awang Faroek Tower, mulai dari layanan gawat darurat, rawat jalan, rawat inap, tindakan intervensi, hingga operasi jantung terbuka.

“Pelayanan di pusat jantung terpadu ini didukung oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter bedah thoraks dan kardiovaskular, serta tenaga kesehatan yang kompeten,” jelasnya.

Berbagai kasus jantung dapat ditangani, mulai dari penyakit jantung koroner, kelainan jantung bawaan, gangguan irama jantung, hingga kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat.

Sementara itu Plt Direktur RSKD, Ahmad Jais, mengatakan dari sisi fasilitas, RSKD Balikpapan kini dilengkapi Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk pemeriksaan dan tindakan intervensi jantung. Selain itu, tersedia ruang operasi modern dengan sistem Modular Operating Theater (MOT) yang menunjang tindakan medis berteknologi tinggi.

“Dengan fasilitas tersebut, sejumlah tindakan medis yang sebelumnya kerap dirujuk ke luar daerah kini dapat dilakukan di Balikpapan,” ujarnya.

Fasilitas tersebut di antaranya pemasangan ring jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI), angiografi koroner, pemasangan temporary pacemaker, hingga operasi jantung terbuka.

“Tidak hanya mengandalkan peralatan medis modern, Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower juga mengusung konsep smart hospital melalui sistem Smart RSKD,” jelasnya.

Teknologi tersebut memungkinkan seluruh alat monitor pasien terhubung secara real-time, mulai dari ambulans jantung, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), hingga ruang perawatan. Sistem terintegrasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan medis, sehingga pasien jantung dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Penguatan layanan jantung akan terus dilakukan agar masyarakat Kalimantan Timur memperoleh pelayanan yang semakin lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Ke depan, Gedung Pusat Jantung Terpadu Awang Faroek Tower dipersiapkan menjadi pusat rujukan layanan jantung regional bagi seluruh wilayah Kalimantan,” tambahnya.

Dengan diresmikannya gedung tersebut, RSKD Balikpapan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Timur, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang membutuhkan layanan cepat, lengkap, dan berteknologi tinggi.

Pewarta: Aprianto
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI