Hari Perempuan Internasional, soroti femisida dan kerentanan buruh perempuan

SAMARINDA — Peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) 2026 di Samarinda diwarnai aksi solidaritas yang menyoroti berbagai bentuk ketidakadilan terhadap perempuan. Aktivis dari Koalisi Masyarakat Sipil Setara menilai masih banyak kebijakan dan praktik sosial yang berdampak pada meningkatnya kekerasan terhadap perempuan, termasuk fenomena femisida serta kerentanan buruh perempuan di berbagai sektor pekerjaan.

Dalam aksi tersebut, aktivis juga menyoroti kondisi ketenagakerjaan perempuan yang dinilai masih rentan, mulai dari sistem kerja kontrak, outsourcing, hingga pekerjaan informal yang minim perlindungan. Mereka mendorong pemerintah memperkuat kebijakan perlindungan perempuan, termasuk percepatan pengesahan regulasi terkait perlindungan pekerja rumah tangga serta pembentukan mekanisme penanganan kekerasan berbasis gender.

Pembaca Setia Radar Media!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm10mar2026/mobile/

Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI