IMI Paser Berikan Imbauan ke Penonton, Pasang Spanduk Peringatan di Pinggir Tebing

PASER – Khawatir akan keselamatan masyarakat yang menyaksikan event balap motor di Sirkuit Tana Paser, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Paser mengimbau masyarakat untuk tidak menonton dari pinggir tebing kawasan sirkuit karena dianggap sangat berbahaya.

Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin, mengatakan pihaknya menyadari besarnya antusias masyarakat terhadap event balap motor di Bumi Daya Taka. Akan tetapi, hal itu mestinya dibarengi dengan kesadaran akan keselamatan masing-masing.

“Kami berharap masyarakat sadar akan keselamatan diri sendiri, sebab kami sudah membuat pagar dan spanduk imbauan di titik-titik yang dinilai berbahaya,” kata Zulkifli Kaharuddin sekaligus Ketua Panitia Kejurnas MotoPrix Region C Putaran 5 Kalimantan, Kamis (23/10/2025).

Meski telah banyak spanduk imbauan yang bertuliskan ‘Dilarang Menonton di Sepanjang Tebing’ di sekitar sirkuit, namun imbauan tersebut tidak digubris para penonton dan tetap memilih bertahan di spot-spot (tempat) rawan tersebut.

“Kami mengimbau tidak menonton di atas tebing, karena di bawah tebing itu sudah terjadi longsor dan dikhawatirkan terjadi abrasi lagi untuk tanahnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, demi keamanan dan keselamatan bersama pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menonton di tempat-tempat yang telah disediakan oleh panitia yakni di belakang pagar pembatas sepanjang lintasan.

Ia mengakui spot di atas tebing menjadi favorit penonton, lantaran dari atas tebing tersebut penonton dapat menyaksikan jalannya pertandingan dengan lebih jelas, dikarenakan hampir keseluruhan sirkuit terlihat dari atas tebing. Namun, hal itu dinilai tidak sebanding dengan keselamatan yang dipertaruhkan.

“Memang spot terfavorit dari atas tebing, karena view (pandangan) dari atas tebing itu bisa melihat dengan jelas secara keseluruhan, jadi sulit kita imbau. Bahkan saya sempat menegur langsung penonton, malah saya dimarahi balik,” bebernya.

Melihat event-event sebelumnya, Zulkahar memprediksi pada pelaksanaan event nanti akan ada sekitar 5.000 masyarakat yang datang ke Sirkuit Tana Paser untuk menyaksikan balapan sehingga berpotensi menimbul kemacetan di jalan-jalan sekitar Desa Tapis dan Desa Tepian Batang.

“Semoga masyarakat bisa memaklumi kondisi ini, karena agenda ini tidak lain untuk peningkatan pariwisata di daerah kita melalui sport tourism (wisata olahraga),” jelasnya.

Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI