TENGGARONG – Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, terus berbenah menjadikan Danau Kumbara sebagai destinasi wisata unggulan berbasis masyarakat. Tidak hanya menawarkan panorama alam, kawasan ini diproyeksikan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa lewat penguatan UMKM dan pelibatan generasi muda.
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, menuturkan pembangunan dilakukan bertahap dengan dukungan penuh warga.
“Di Danau Kumbara, kita sudah membangun jalan di pinggir danau dan beberapa titian kayu. Tahun ini kami rencanakan membangun musala dan menyiapkan outlet UMKM agar pengunjung bisa menikmati jajanan khas desa,” jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan fasilitas fisik, Pemdes juga menyiapkan aktivitas sosial-ekonomi untuk menghidupkan kawasan. Salah satunya dengan agenda pasar tradisional setiap Minggu pagi yang dipadukan dengan konsep Car Free Day (CFD).
“Kawasan Danau Kumbara akan kita hidupkan dengan kegiatan Minggu pagi. Masyarakat bisa olahraga, berbelanja, dan berinteraksi. Ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk unggulan mereka,” tambah Lilik.
Melalui agenda rutin itu, wisatawan tidak hanya disuguhi keindahan danau, tetapi juga bisa menikmati kuliner tradisional hingga membawa pulang kerajinan lokal.
Lilik menegaskan keterlibatan pemuda menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan Danau Kumbara. Mereka dilibatkan dalam kegiatan seni, olahraga, hingga pengelolaan UMKM.
“Ini sekaligus menjadi ajang promosi potensi desa. Masyarakat bisa datang, menikmati keindahan danau, membeli produk UMKM, dan merasakan nuansa lokal,” jelasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





