Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja, Ratna Minta Ekonomi Kreatif Berdampak

BERAU – Sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) harus menjadi salah satu fokus pembangunan daerah di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan persaingan global yang semakin ketat. Ini ditegaskan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Ratna.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, ekonomi kreatif bukan sekadar aktivitas usaha konvensional, melainkan sebuah gerakan ekonomi berbasis ide, kreativitas, dan inovasi yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.

“Ekonomi kreatif ini mengandalkan kreativitas, ide, dan pengetahuan untuk menghasilkan nilai tambah yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat. Kegiatan ini punya arti penting dan kedudukan yang sangat strategis,” ujar Ratna, Jumat (27/2/2026).

Ia menilai penguatan sektor Ekraf di Kabupaten Berau dapat menjadi solusi konkret dalam menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda. Dengan karakteristiknya yang fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, ekonomi kreatif dinilai mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berubah.

Ratna menjelaskan terdapat banyak sub sektor dalam ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Berau, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga konten digital dan pariwisata berbasis budaya. Apalagi Berau dikenal memiliki kekayaan alam dan kearifan lokal yang dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai jual tinggi.

“Banyak sektor yang termasuk dalam kategori ekonomi kreatif. Semuanya punya potensi besar untuk dikembangkan jika dikelola dengan baik dan berbasis pada potensi lokal,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan ekonomi kreatif berperan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Di tengah dinamika global yang kerap memengaruhi sektor-sektor tradisional, Ekraf dinilai lebih tahan terhadap guncangan karena bertumpu pada kreativitas dan inovasi sumber daya manusia.

Ratna mendorong Pemerintah Kabupaten Berau agar lebih aktif memberikan dukungan nyata, baik dalam bentuk pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga penyediaan ruang promosi bagi para pelaku usaha kreatif. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat disebut menjadi kunci keberhasilan pengembangan sektor tersebut.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif. Menurutnya banyak daerah lain yang telah sukses membangun ekosistem ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan potensi lokal dan melibatkan komunitas secara aktif.

Ratna berharap dengan dukungan kebijakan yang tepat dan partisipasi aktif masyarakat, ekonomi kreatif di Kabupaten Berau dapat tumbuh lebih pesat dan menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

“Sudah banyak UMKM yang berhasil memanfaatkan ekonomi kreatif sebagai sumber penghasilan utama. Ini tentu berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya. (adv)

Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI