JBs Basketball Club PPU Datangkan Coach Ady PS, Suntik Semangat dan Ilmu Baru untuk Pebasket Muda

PENAJAM PASER UTARA – Klub bola basket Penajam Paser Utara (PPU) Jhon Brothers (JBs) Baketball Club, kembali membuat gebrakan dengan menghadirkan pelatih berpengalaman, Coach Ady PS, yang dikenal sebagai sosok yang turut mengharumkan nama Balikpapan di kancah bola basket Kalimantan Timur.

Kehadiran Coach Ady tidak hanya sekadar menjadi pelatih tamu, namun juga membawa semangat baru bagi para pemain muda JBs Basketball Club. Dalam sesi latihan tersebut, ia berbagi pengalaman, teknik, serta wawasan bermain yang dinilai sangat berharga dan tidak mudah didapatkan dalam waktu singkat.

Manager JB, Eka, mengungkapkan bahwa kehadiran Coach Ady merupakan bagian dari rencana jangka panjang manajemen untuk meningkatkan kualitas latihan para pemain.

“Memang sudah lama Kami atur jadwal ini, hanya saja baru hari ini ada kesempatan yang tepat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen JBs Basketball Club untuk terus berkembang dan memberikan materi latihan terbaik bagi para atlet muda yang tergabung dalam klub tersebut.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Hubungan baik yang selama ini terjalin antara JBs Basketball Club dengan komunitas basket di Balikpapan, termasuk Akademi Basket Beruang Madu, menjadi jembatan hadirnya Coach Ady di PPU.

Dengan adanya program seperti ini, JB berharap para pemain tidak hanya berkembang secara teknik, tetapi juga memiliki mental dan wawasan bermain yang lebih luas, sehingga mampu bersaing di level yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Ini bukan datang begitu saja, tapi karena Kami sering bermain di Balikpapan dan membangun relasi. Dari situ kami bisa menghadirkan hal-hal positif untuk perkembangan basket di sini,” pungkasnya.

Pewarta : DeddyPz

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI