Jembatan Mahulu Akan Ditutup, Truk Logistik Diarahkan ke Mahakam IV Sistem Buka-Tutup

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur resmi mengumumkan rencana rekayasa lalu lintas besar-besaran di Kota Samarinda. Hal tersebut menyusul rencana Dinas PUPR untuk melakukan pemeriksaan geometri dan uji beban pada Jembatan Mahulu setelah berulangnya insiden tabrakan oleh ponton batu bara.

Kabid LAAJ Dishub Kaltim, Heru Santosa, mengungkapkan mulai Kamis (29/1/2026) pukul 12.00 WITA, Jembatan Mahulu akan dipasang portal setinggi 2,45 meter. Praktis hanya kendaraan roda empat ringan (MPV/pribadi) yang diperbolehkan melintas.

“Karena ada pemeriksaan teknis, kendaraan berat pengangkut logistik, bahan pokok, hingga bahan bakar tidak bisa lagi melintas di Jembatan Mahulu. Tugas kami adalah memastikan distribusi logistik tetap berjalan dengan gangguan minimal,” ujar Heru usai rapat koordinasi, Rabu (28/1/2026).

Mengingat Jembatan Mahkota II (Achmad Amins) masih diportal dan Jembatan Mahakam I tidak direkomendasikan untuk beban berat, maka beban kendaraan logistik dialihkan sepenuhnya ke Jembatan Mahakam IV.

Namun pengalihan itu tidak berlaku sepanjang hari. Dishub memberlakukan jam operasional khusus untuk kendaraan berat di Jembatan Mahakam IV yakni mulai pukul 22.00 WITA hingga 05.00 WITA.

“Kami mengambil jam tidak sibuk untuk meminimalisir kepadatan. Mekanismenya adalah buka-tutup satu arah setiap satu jam sekali. Jadi satu jam untuk kendaraan keluar Samarinda, satu jam berikutnya untuk yang masuk. Tidak ada kendaraan yang berpapasan di atas jembatan demi keamanan struktur,” jelas Heru.

Selama jam operasional kendaraan berat tersebut (22.00 – 05.00 WITA), kendaraan roda dua dan roda empat ringan yang biasanya melintasi Jembatan Mahakam IV akan dialihkan sepenuhnya ke Jembatan Mahakam I. Pada jam tersebut, Jembatan Mahakam I yang biasanya satu arah akan diberlakukan menjadi dua arah khusus untuk kendaraan kecil.

Untuk menghindari penumpukan di jalan protokol, Dishub telah menyiapkan titik kumpul bagi truk-truk yang menunggu jadwal melintas:

Dari arah kota: Area pergudangan.
Dari arah seberang: Sepanjang jalan APT Pranoto (dengan pengawasan agar hambatan samping minimal).

Sebanyak 60 personel gabungan dari Dishub Provinsi Kaltim, Dishub Kota Samarinda, Satlantas Polresta Samarinda, hingga Satpol PP akan disiagakan di 6 titik krusial, termasuk di mulut Jembatan Mahakam IV, Jembatan Mahakam I, dan simpang SMP 10.

“Kebijakan ini bersifat insidental atau sementara selama proses pemeriksaan Jembatan Mahulu berlangsung. Jika hasil pemeriksaan dari rekan-rekan PUPR menyatakan jembatan sudah aman dan portal dibuka kembali, maka lalu lintas akan normal seperti semula,” kata Heru.

Masyarakat dan para pengusaha logistik diimbau untuk memantau informasi melalui kanal resmi dan menyesuaikan jadwal keberangkatan kendaraan agar tidak terjebak kemacetan.

Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI