TENGGARONG – Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong inovasi dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dijalankan yakni pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi bersama yang sah secara hukum.
Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, menyampaikan koperasi ini telah resmi terbentuk melalui akta notaris dan memiliki struktur organisasi lengkap. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan ekonomi warga, terutama di tengah dinamika kawasan perkotaan.
“Kami bentuk koperasi ini dengan dasar hukum yang jelas. Struktur dan keanggotaannya sudah tersusun,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).
Saat ini, pihak kelurahan tengah menjaring calon anggota dan nasabah. Aditiya menegaskan koperasi akan fokus pada sektor-sektor yang menyentuh langsung kebutuhan warga, seperti penyediaan bahan pokok dan dukungan terhadap usaha perikanan air tawar.
Lebih dari itu, Koperasi Merah Putih disiapkan untuk masuk ke sektor jasa, terutama layanan pembayaran tagihan rumah tangga, termasuk listrik dan air. Hal ini dianggap sebagai bagian dari upaya mempermudah akses warga terhadap layanan keuangan dasar.
“Kami ingin koperasi ini bisa jadi pusat layanan masyarakat, tidak hanya sembako, tapi juga jasa,” ucapnya.
Meskipun saat ini aktivitas simpan pinjam belum dapat dijalankan karena terbentur regulasi, Lurah Melayu optimistis dalam waktu ke depan koperasi dapat berkembang menjadi lembaga keuangan yang berkontribusi aktif bagi peningkatan taraf hidup warga.
“Tujuan akhirnya tetap satu, yaitu memberdayakan warga agar lebih sejahtera,” tegasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





