SAMARINDA – Nama Hasanuddin Mas’ud mulai masuk dalam perbincangan bursa calon Wali Kota Samarinda. Namun dirinya mengaku belum mengambil keputusan apakah akan benar-benar bertarung dalam kontestasi politik tersebut.
Saat diwawancarai, Senin (6/4/2026), Hasanuddin menyebut masuknya namanya dalam bursa pencalonan merupakan sesuatu yang wajar dalam dinamika politik. Menurutnya setiap kader maupun tokoh politik memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih.
“Kalau saya melihat, kalau masuk ke dalam bursa ya wajar saja. Karena punya hak untuk memilih dan dipilih,” ujar Politikus Golkar tersebut.
Meski demikian, ia menegaskan belum ada keputusan final untuk maju. Sejumlah faktor masih menjadi bahan pertimbangan, terutama menyangkut kemampuan politik, kekuatan dukungan, hingga hasil survei elektabilitas.
“Kalau misalnya masuk, artinya benar-benar bertarung, kita masih lihat-lihat dulu kemampuan, lihat surveinya, banyak sisilah. Biasanya pemilih itu ‘kan ada elektabilitas, popularitas,” katanya.
Ketua DPRD Kaltim itu menilai pembicaraan soal pencalonan masih terlalu dini. Walau begitu, ia mengaku indikator elektabilitas pribadinya cukup baik.
“Masih terlalu pagi barangkali kalau bicara. Tapi cukup bagus elektabilitas kita,” ucapnya.
Di tengah posisinya sebagai pimpinan legislatif, ia menyadari kritik publik terus mengiringi kebijakan yang diambilnya. Namun ia menganggap hal itu sebagai bagian dari proses demokrasi.
“Yang penting kebijakannya yang dikritik, bukan pribadi,” sebutnya.
Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Yahya Yabo





