Kinerja BUMD Triwulan I 2026 Tetap Stabil, Meski Beban Gaji Meningkat

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) memastikan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada Triwulan I tahun 2026 tetap berjalan sesuai target (on progress).

Meskipun terdapat fluktuasi pada pos pengeluaran di awal tahun, kondisi keuangan perusahaan daerah dinilai masih dalam batas aman dan terkendali.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna, menjelaskan evaluasi tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk memantau kesehatan perusahaan milik pemerintah kota.

“Setiap triwulan kita memang mengadakan monitoring dan evaluasi untuk semua BUMD. Jadi, mulai dari kinerja, laporan keuangan, maupun laporan operasional mereka sampaikan di setiap triwulannya sesuai amanat Permendagri Nomor 118 Tahun 2018,” ujar Nadya saat diwawancara awak media, Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan hingga Maret 2026, Nadya mengungkapkan adanya fenomena belanja yang lebih besar dibandingkan pendapatan pada beberapa BUMD.

Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan merupakan indikasi kerugian permanen, melainkan pengaruh dari siklus belanja pegawai.

“Memang di bulan Maret kemarin ada sedikit belanja yang lebih tinggi daripada pendapatan karena ada pembayaran gaji ke-13, jadi beban di belanja pegawai itu agak meningkat di Triwulan I ini,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Pemkot optimis performa finansial akan kembali seimbang pada periode berikutnya.

“Insya Allah nanti di Triwulan II sudah kembali normal lagi,” tambah Nadya.

Nadya menyebutkan saat ini sedang disusun skema kolaborasi antara BPR dengan berbagai Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Samarinda untuk memperluas jangkauan layanan perbankan.

“Kami juga sedang merancang strategi bagaimana BPR ini bisa menjaring nasabah lebih banyak lagi. Nanti akan ada kolaborasi, mungkin dengan dinas-dinas terkait, agar penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga bisa lebih maksimal,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Bagian Perekonomian mencatat seluruh BUMD masih berada dalam jalur yang benar untuk mencapai target tahunan.

“Kalau secara umum, semua masih on progress. Target-target yang sudah ditetapkan di rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) masing-masing BUMD masih bisa terkejar hingga akhir tahun nanti,” kara Nadya.

Pewarta: Abdi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI