SAMARINDA – Gelaran Anugerah dan Pementasan Teater Remaja (Apsetra) XIII yang diselenggarakan UKM Teater Yupa Universitas Mulawarman (Unmul) resmi ditutup, Jumat (14/11/2025) malam di Gedung Auditorium Unmul.
Acara penganugerahan sekaligus malam penutupan tersebut dipandu MC Zaki dan Siti Rahma dan dihadiri ratusan penonton yang terdiri dari tamu undangan, peserta, sponsor, hingga masyarakat umum.
Hadir pula salah satu pendiri Teater Yupa, para pembina, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Kaltim, Yayasan Asih Manuntung, para sponsor, serta dewan juri Apsetra XIII.
Mengangkat tema ‘Mengukir Prasasti Baru Untuk Nusantara’, malam puncak Apsetra XIII berlangsung meriah dan penuh apresiasi.
Pendiri UKM Teater Yupa, Arafat Atmanegara Zulkarnaen, yang hadir memberikan sambutan sekaligus menutup perhelatan Apsetra XIII.
Arafat menekankan pentingnya menjadikan pengalaman Apsetra sebagai tolak ukur untuk terus berkembang.
“Belajar dari Apsetra ini, jadikan tolak ukur, kemudian terus berkembang. Kerja sama adalah kunci kelompok teater bisa maju,” ucapnya.
Dalam wawancara usai acara, Arafat berpesan agar Teater Yupa terus mempertahankan kekompakan anggotanya.
“Teater Yupa sudah berumur 34 tahun sejak saya dirikan. Tinggal bagaimana merawat dan memelihara keanggotaan ini. Di Apsetra ini saya melihat semua anggota terlibat. Ini kunci bagi kelompok untuk bisa maju,” katanya.
Sebelum memasuki sesi penganugerahan, panggung Apsetra XIII dimeriahkan penampilan musikal dari Teater Sandya Laras SMA Budi Bakti yang mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.
Acara berlanjut dengan penganugerahan sembilan kategori terbaik. Berikut para penerima nominasi:
1. Penata Makeup dan Kostum Terbaik: Teater Oase dari SMAN 4 Berau
2. Penata Bunyi Terbaik: Teater Oase dari SMAN 4 Berau
3. Penata Panggung Terbaik: Teater Oase dari SMAN 4 Berau
4. Penata Cahaya Terbaik: Teater Mahardika dari SMAN 8 Samarinda
5. Aktor Pendamping Terbaik: Lutfi – Teater Warna dari SMK TI Labbaika Samarinda
6. Aktris Terbaik: Nawal Febriyanti – Teater Warna dari SMK TI Labbaika Samarinda
7. Aktor Terbaik: Muhammad Yudha – Teater Oase dari SMAN 4 Berau
8. Sutradara Terbaik: Alifa – Teater Karang dari SMAN 3 Samarinda
9. Tiga Penyaji Terbaik: Teater Oase, Teater Mahardika, dan Teater Warna
Salah satu penerima penghargaan, Nawal Febriyanti dari Teater Warna SMK TI Labbaika menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang didapat sebagai aktris terbaik Apsetra XIII. Di mana sebelumnya, ia telah menargetkan untuk menjadi aktris terbaik dalam event tersebut.
“Alhamdulillah dan terima kasih banyak, saya berdiri di sini bukan karena usaha saya sendiri, tapi ada bantuan dari teman-teman, sutradara, dan pembina juga,” katanya.
Perwakilan dewan juri yang hadir, RA Yopi Hendrawan, menerima plakat penghargaan serta menyampaikan rasa harunya.
“Saya terharu, luar biasa apresiasi dari teman-teman Apsetra. Saya bangga punya adik-adik, teman, dan saudara di sini. Terima kasih atas kepercayaannya,” ujarnya.
Pimpinan Produksi Apsetra XIII, Feby Febriana, menjelaskan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 9 November hingga 14 November 2025. Kegiatan dimulai dari kedatangan peserta pada 9 November, dilanjutkan opening ceremony pada 10 November, technical meeting dan adaptasi panggung pada 11 November, serta dua hari pementasan teater pada 12–13 November hingga workshop dan diskusi umum pada hari penutupan.
“Ada kendala di dana, karena apa pun yang kami lakukan sangat membutuhkan anggaran. Lalu beberapa peserta juga terkendala internal sehingga hanya empat peserta yang bisa ikut tahun ini,” jelasnya.
Meski begitu, Feby mengaku seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh kesan.
“Setiap hari berkesan. Mulai lihat peserta datang saja sudah bikin senang. Antusias mereka yang membuat panitia terus semangat,” ucapnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara mulai dari panitia, peserta, hingga sponsor seperti Emina, BPK, dan lainnya yang terlibat dalam kegiatan dua tahunan tersebut.
Sebagai penutup, panggung Apsetra XIII menghadirkan penampilan tari tradisional dari UKM Keluarga Mahasiswa Katolik Unmul yang kembali mendapat sambutan meriah dari penonton.
Pewarta: Nuzul
Editor: Yahya Yabo





