Manfaatkan Teknologi dan Tingkatkan Keamanan, Desa Tapis Gunakan CCTV

PASER – Desa Tapis di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser perlahan berbenah lebih baik sesuai dengan statusnya sebagai desa digital. Desa dengan total 4.706 penduduk yang didominasi Aparatur Sipil Negara (ASN) semakin berbenah secara positif seiring perkembangan teknologi.

Sebagai salah satu wilayah dengan raihan peringkat ketiga terbaik di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Anugerah Desa Membangun 2024, Desa Tapis kini meningkatkan pelayanan publik dan administrasi desa melalui pemanfaatan digital.

Selain itu, desa yang berdiri sejak 2012 ini melakukan pengembangan infrastruktur, pelatihan masyarakat dan aplikasi untuk layanan warga. Teranyar Pemerintah (Pemdes) Tapis memasang kamera CCTV sebagai upaya mengawasi gerak-gerik pencuri di lingkungannya.

“Pemasangan CCTV ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah dan mendeteksi keamanan di wilayah kita,” kata Kepala Desa (Kades) Tapis, Dody Ismanu.

Kebijakan pemasangan CCTV di wilayah dengan padat penduduk tersebut, sebagai solusi terhadap ancaman atas tindak kriminal dan mempermudah pengawasan. Dody menyebut antisipasi tindak kejahatan atau pencurian kini tidak hanya menjadi urusan pihak kepolisian.

“Sebagai desa digital, kami memanfaatkan teknologi yang bertujuan menerapkan penjagaan ketat selain mengandalkan Siskamling yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dody menjelaskan dengan adanya CCTV tersebut, aktivitas di setiap desa bisa terpantau. Apabila terjadi suatu tindak kejahatan atau hal yang tidak diinginkan lainnya, maka akan terekam kamera pengawas tersebut.

“Selain meningkat keamanan wilayah dari potensi tindak kejahatan. Pemasangan CCTV ini juga berguna untuk memantau kondisi wilayah,” jelasnya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tapis, Anwar Sahada, menyebut pemasangan CCTV bermanfaat memantau aktivitas masyarakat secara waktu nyata atau real time. Sementara ini, total CCTV yang terpasang sebanyak 7 unit.

Ke depannya, CCTV rencananya akan terpasang secara menyeluruh di setiap wilayah desa Tapis. Total kebutuhan sebanyak 40 unit. Untuk diketahui penganggaran CCTV berasal dari Dana Desa (DD) dengan nilai mencapai Rp58 juta.

“CCTV ini tersambung dengan internet. Penyediaan ini juga melibatkan masyarakat yang memiliki sambungan internet untuk membantu pengaktifannya. Keterlibatan masyarakat secara gotong royong sangat membantu pemanfaatan CCTV ini,” pungkasnya.

Pewarta: TB Sihombing
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI