BERAU – Keamanan wisatawan di sejumlah destinasi wisata Kabupaten Berau kini menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satu yang disorot adalah masih minimnya keberadaan petugas penjaga pantai atau lifeguard di beberapa lokasi wisata yang ramai dikunjungi.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengakui keterbatasan tenaga lifeguard dan fasilitas keselamatan di kawasan wisata memang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Menurutnya kondisi tersebut tidak terlepas dari perubahan arah pembangunan daerah dalam beberapa tahun terakhir yang membuat sejumlah kebutuhan pendukung sektor pariwisata belum dapat terpenuhi secara maksimal.
Meski begitu, Gamalis, menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan persoalan itu berlarut-larut. Berbagai upaya pembenahan telah disiapkan untuk meningkatkan standar keselamatan di destinasi wisata unggulan Berau.
“Ke depan akan ada perbaikan secara bertahap. Mulai dari penyediaan tenaga lifeguard hingga melengkapi sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan di kawasan wisata,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan lifeguard sangat penting, terutama di destinasi wisata bahari yang menjadi daya tarik utama Berau. Selain memberikan rasa aman bagi wisatawan, petugas penjaga pantai berperan penting dalam mengantisipasi dan menangani situasi darurat.
Ia berharap langkah pembenahan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan wisata sekaligus memperkuat citra Berau sebagai daerah tujuan wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi memperhatikan aspek keselamatan pengunjung.
“Kami optimistis fasilitas keselamatan di kawasan wisata akan semakin baik dan mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah,” ungkap Gamalis. (rm/adv)
Editor: Yahya Yabo





