TENGGARONG – Penyaluran bantuan sosial di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus diperkuat melalui keterlibatan pemerintah desa dalam proses verifikasi data penerima.
Skema itu diterapkan untuk memastikan bantuan tidak tumpang tindih dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, menjelaskan pelaksanaan penyaluran bantuan sosial kali ini dipusatkan di Desa Rempanga sebagai tuan rumah kegiatan.
Menurutnya keterlibatan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memastikan akurasi data penerima manfaat.
Ia menegaskan setiap data penerima terlebih dahulu melalui proses verifikasi di tingkat desa sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan dari pemerintah daerah.
Ardiansyah menyebut mekanisme tersebut penting untuk menghindari adanya penerima ganda atau overlap bantuan.
Warga yang sudah menerima bantuan dari desa tidak lagi dimasukkan dalam daftar penerima bantuan pemerintah daerah pada program yang sama.
“Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari desa tidak lagi menerima bantuan yang sama dari Pemkab. Jadi ada proses pemilahan dan validasi data yang kami lakukan,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kukar dan Dinas Sosial atas dukungan dalam penyaluran bantuan tersebut kepada masyarakat di wilayah Loa Kulu.
Ardiansyah mengungkapkan total penerima bantuan sosial dalam kegiatan tersebut mencapai 27 orang yang tersebar di lima desa di Kecamatan Loa Kulu.
Kelima desa tersebut yakni Desa Rempanga, Desa Jembayan, Desa Jembayan Tengah, Desa Jembayan Dalam, dan Desa Loh Sumber.
Dari jumlah tersebut, Desa Jembayan tercatat sebagai wilayah dengan penerima terbanyak yakni 12 orang, disusul Desa Rempanga sebanyak 7 orang. Sementara desa lainnya masing-masing memiliki sekitar dua penerima manfaat.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, serta sejumlah bahan pangan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Ardiansyah menyampaikan pelaksanaan program bantuan sosial di Kecamatan Loa Kulu sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya kunci utama kelancaran program terletak pada penguatan pendataan di tingkat desa.
Ia menegaskan proses pendataan terus dilakukan secara berkala dan teliti untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala berarti di Kecamatan Loa Kulu. Yang terpenting adalah penguatan dan validasi data di masing-masing desa,” kata Camat.
Terkait data masyarakat pada kategori desil tiga ke bawah, Ardiansyah menjelaskan saat ini data tersebut masih dalam proses pembaruan dan verifikasi ulang oleh pemerintah desa bersama pemerintah kabupaten.
Ia menyebut proses ini dilakukan untuk memastikan data yang digunakan dalam penyaluran bantuan benar-benar akurat dan sesuai kondisi di lapangan.
“Untuk data desil saat ini masih dalam proses pembaruan dan verifikasi ulang. Kami terus melakukan pendataan agar data yang dimiliki benar-benar akurat dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan akurasi data menjadi kunci utama agar program bantuan sosial tidak salah sasaran dan memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat.
“Yang jelas, proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan dalam penetapan penerima manfaat,” sebut Ardiansyah.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





