PASER – Meski sempat pesimis dengan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) secara serentak se-Kelurahan Tanah Grogot yang bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan. Namun hasil pemilihan menunjukkan tingkat partisipasi warga yang cukup tinggi.
Lurah Tanah Grogot, Husnia Hadijah, mengatakan hampir seluruh kegiatan pemilihan RT di kelurahannya berjalan lancar, bahkan tingkat partisipasi warga melebihi target yang diperkirakan sebesar 50 persen.
“Alhamdulillah rata-rata 80 persen, tapi ada yang mencapai 90 persen ke atas. Bahkan banyak sekali yang kemarin tidak dapat undangan, itu malah datang membawa KTP-nya,” katanya, Senin (23/2/2026).
Menurut Husnia, tingginya antusiasme warga cukup mengejutkan, mengingat pelaksanaan pemilihan dilakukan di tengah aktivitas ibadah puasa Ramadan yang biasanya memengaruhi tingkat kehadiran masyarakat dalam berbagai kegiatan.
Namun demikian, ia menegaskan kepada seluruh panitia pemilihan agar tetap berpegang pada Tata Tertib (Tatib) yang telah ditetapkan. Salah satu ketentuan utama adalah pemilih tidak hanya memiliki KTP sesuai RT tempat pemilihan, tetapi benar-benar berdomisili di wilayah tersebut yang dapat dibuktikan dengan adanya surat undangan pemilihan.
“Karena pemilihan ketua RT ini agak sedikit berbeda dengan pemilihan anggota dewan atau presiden. Jadi kita tekankan orang yang benar-benar berdomisili di situ,” ujarnya.
Meski secara umum proses pemilihan RT di 55 RT yang tersebar di wilayah Kelurahan Tanah Grogot berjalan lancar, tapi ada satu dari RT yang hasil pemilihannya belum dapat diplenokan, hal tersebut disebabkan adanya perselisihan dalam proses perhitungan suara.
“Dari calon masih ada yang belum clear, jadi kemarin kita tidak bisa mengambil keputusan. Hari ini semua calon kita undang, mudah-mudahan hari ini bisa diselesaikan dan diplenokan,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





