NUSANTARA – Aksesibilitas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) akan semakin baik. Jalan West Residence, akan segera terkoneksi dengan beton ruas jalan 1B-1C.
Meski pekerjaan ada yang deviasi minus 1,187 persen, seperti di Paket A 1B, namun kontraktor cepat mengantisipasi.
Progres di lapangan, rata-rata pekerjaan sudah lebih 50 persen. Misalnya, Paket A di 1B 58,700 persen. Sementara Paket B 1B-1C sudah 83,248 persen.
Targetnya ruas yang panjangnya belasan kilometer itu akan sepenuhnya tersambung akhir Desember 2025. Terkait ada deviasi 1,187 persen dari rencana progres fisik 59,997 persen, PPK XIV OIKN, Rizal, menjelaskan persoalan akibat kondisi alam.
“Jadi pas ada hujan deras beberapa hari. Jadi ini, jembatan yang sedang kami kerjakan ini sedikit tergenang. Jadi kami dua minggu off,” jelasnya di lokasi.
Demi mengejar percepatan progres, termasuk deviasi yang minus tadi, rekan-rekan kontraktor menambah jumlah pekerja. Bahkan yang awalnya dua shift, kini jadi tiga shift.
“Penambahannya untuk jembatan kemarin ada sekitar 100 orang pekerja,” ucapnya.
Lingkup pekerjaan peningkatan jalan Paket A itu itemnya cukup banyak. Mulai ruas jalan sepanjang 1,275 kilometer, pengerjaan 2 jembatan pelengkung, Multi Utility Tunnel (MUT) 2,25 kilometer, serta box culvert 2 titik. Sama seperti paket lain lebar ruas jalan tersebut 40 meter.
Sekadar diketahui, tanggal kontrak pekerjaan tersebut terhitung 11 Juni 2025, masa pelaksanaan 204 hari kalender, dan masa pemeliharaan 365 hari kalender. Paket A, nilai proyeknya Rp513.211.395.163. include PPN 11 persen.
Jalan itu termasuk jadi akses vital di KIPP, sebab sebagai jalur utama ke persil-persil area investasi.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





