SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kaltim menggelar jumpa pers dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 YJI dengan tema ‘Don’t Miss a Beat’, Jumat (7/11/2025) di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim. Kegiatan itu menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Ketua Panitia HUT YJI-44, Sugeng Chairuddin serta Sekretaris YJI Kaltim, Moh Jauhar Efendi.
Dalam kesempatan tersebut, YJI Kaltim menegaskan kembali komitmennya membantu operasi jantung bawaan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Bantuan itu terus berjalan setiap tahun melalui koordinasi YJI kabupaten/kota hingga ke YJI pusat.
Ketua YJI Kaltim, Wahyu Seno Aji menjelaskan proses mendapatkan bantuan tidaklah sulit. Mekanisme dimulai dari Yayasan Jantung kabupaten/kota yang kemudian meneruskan pengajuan ke YJI provinsi dan dilanjutkan ke YJI pusat.
“Persyaratannya memang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu dan utamanya untuk anak-anak. Harus ada rekomendasi dari dokter spesialis jantung bahwa pasien layak menjalani operasi,” jelasnya.
Ia menambahkan berdasarkan catatan YJI Kaltim, anak-anak yang telah dibantu menjalani operasi selama ini dapat kembali hidup normal. Pada 2025, sudah dua anak yang mendapatkan bantuan tersebut.
Sekretaris YJI Kaltim, Moh Jauhar Efendi, menegaskan bantuan dari YJI tetap berjalan meski pemerintah daerah memiliki program kesehatan seperti gratispol yang mencakup penyakit jantung.
“Kami ini NGO, jadi tetap fokus mendampingi masyarakat yang tidak mampu. Kalau pasien sudah masuk asuransi pemerintah, otomatis ikut ter-cover. Namun kalau ada yang terlanjur dioperasi dan kondisinya mendesak, YJI pusat pun sering ikut membantu,” ujarnya.
YJI Kaltim aktif melakukan edukasi terkait kesehatan jantung dalam berbagai kegiatan masyarakat. Edukasi meliputi pencegahan penyakit jantung, pentingnya deteksi dini, serta gaya hidup sehat.
Ketua Panitia HUT YJI ke-44, Sugeng Chairuddin, menekankan pentingnya menjaga kesehatan jantung sedini mungkin.
“Kita tidak boleh mengabaikan satu detik pun. Artinya, kesehatan jantung itu harus dijaga setiap saat. Jangan sampai terlambat,” tegasnya.
Baik YJI provinsi maupun pusat menegaskan prioritas utama bantuan tetap diberikan kepada anak-anak karena harapan hidup mereka masih panjang.
“Kenapa fokus ke anak-anak? Karena masa depan mereka masih panjang. Kalau sudah sangat kritis, tentu penanganan jadi lebih berat,” terang Wahyu Seno Aji.
Di sisi lain, YJI tetap membuka peluang bantuan bagi semua usia sesuai rekomendasi medis dan kemampuan organisasi.
Acara puncak HUT YJI dilaksanakan, Minggu (9/11/2025), acara dimulai dengan registrasi peserta, lalu pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Jantung Sehat, serta pembacaan doa. Setelah itu, sambutan disampaikan Ketua YJI Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim, dan Ketua Umum YJI pusat secara daring serentak seluruh Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, pemotongan tumpeng, dan pemberian santunan. Selanjutnya diisi edukasi kesehatan jantung dari dokter spesialis, kemudian bakti sosial. Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan penutupan oleh panitia.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





