SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur menggelar Orientasi Anggota dan Keorganisasian PWI di Kantor PWI Kaltim, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh wartawan lintas generasi mulai dari tingkatan muda hingga senior itu berfokus pada penguatan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan etika peliputan di lapangan.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menegaskan kegiatan sosialisasi dan orientasi tersebut digelar untuk membangun budaya organisasi yang lebih terbuka dan inklusif.
Menurutnya proses rekrutmen keanggotaan PWI pada dasarnya berjalan secara berkelanjutan dan terbuka bagi para insan pers yang telah memenuhi syarat.
“PWI Kaltim terbuka untuk teman-teman wartawan secara umum, dari generasi ke generasi asal sudah mengikuti UKW,” ujar Rahman.
Lebih lanjut, Rahman memaparkan tiga program prioritas kepengurusan PWI Kaltim periode 2024–2029 yang diamanahkan sejak April 2024 lalu.
Ia mengajak anggota PWI menjadikan Kantor PWI Kaltim di pusat kota Samarinda sebagai rumah besar bersama. Pihaknya terus membenahi fasilitas sekretariat agar lebih representatif dan kondusif untuk menunjang aktivitas kejurnalistikan para anggota.
Pada sisi lain, ia memaksimalkan potensi para pengurus senior untuk rutin memberikan pelatihan, pembinaan, serta mentransfer keilmuan kepada wartawan muda.
Rahman berencana mengategorikan wartawan berdasarkan minat dan keahlian (passion) masing-masing seperti bidang olahraga, kesehatan, hingga ekonomi.
Dengan begitu, wartawan tidak hanya mampu menyajikan berita, tetapi hadir sebagai pakar (pundit) yang mampu mengedukasi publik secara mendalam.
Rahman menekankan penyesuaian program dan inovasi organisasi perlu terus dilakukan demi kehadiran PWI tetap relevan dengan dinamika serta tantangan dunia kewartawanan masa kini.
“PWI Kaltim akan terus relevan dan mampu menjawab kebutuhan para wartawan dalam menghadapi kerasnya tantangan dunia pers di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Agenda orientasi tersebut turut menghadirkan narasumber ternama di lingkungan PWI Kaltim di antaranya Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim, Intoniswan yang membawakan materi Kode Etik Jurnalistik, serta Ketua PWI Kaltim selama 2 Periode tahun 2014–2024, Endro S. Efendi yang mengulas etika peliputan dan pengalaman kewartawanan.
Pewarta: Abdi
Editor: Yahya Yabo





