PASER – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser, dipastikan digelar pada November 2026 mendatang. Hal itu merupakan kesepakatan bersama yang diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan persiapan Porprov yang berlangsung di Pendopo Lou Bepekat, Kamis 2 April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporapar Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) se-Kaltim telah menyepakati untuk tetap melangsungkan agenda olahraga 4 tahunan tersebut sesuai jadwal.
“Kita semua bersepakat, pelaksanaan Porprov akan dilaksanakan November walaupun dalam efisiensi anggaran,” katanya.
Mengenai kepastian anggaran penyelenggaraan, dipastikan akan dialokasikan melalui belanja langsung Dispora Kaltim pada anggaran perubahan. Hanya saja nilai yang dikucurkan nantinya tidak begitu besar seperti pelaksanaan Porprov sebelumnya.
Mengingat adanya kebijakan efisiensi anggaran, maka kucuran anggaran penyelenggaraan Porprov bakal berkurang dari nilai yang diusulkan sebesar Rp60 miliar.
“Saya belum bisa pastikan (anggarannya). Tapi kalau melihat asumsinya bisa (berkurang) sampai separuh,” ujarnya.
Keterbatasan anggaran penyelenggaraan Porprov Kaltim dipastikan tidak mempengaruhi jumlah Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan sebanyak 64 cabang. Meski demikian, akan ada penyesuaian dalam jumlah nomor tanding yang akan berdampak pada jumlah peserta.
“Kami imbau juga kabupaten/kota mengirim atlet-atlet yang memang potensial, karena jumlah peserta juga akan berkurang,” sebutnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





