NUSANTARA – Setelah kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN), di antara yang dikoreksi Presiden Prabowo mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Untuk itu, Presiden minta embung di IKN ditambah untuk menyeimbangkan iklim panas di wilayah tersebut. Penting guna mengantisipasi Karhutla.
Sebelum 2028, mulai 2026 di kawasan IKN akan dibangun 24 unit embung atau kolam retensi dengan total kapasitas dua juta meter kubik.
Jumlah tersebut untuk menambah 2 juta meter kubik dari 30 embung yang sudah dibangun di kawasan calon ibu kota baru sejak kurun waktu 2022.
Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, melalui keterangannya di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026).
“Bapak Presiden Prabowo meminta Otorita Ibu Kota Nusantara untuk memperhatikan fungsi dan desain kawasan IKN. Penambahan embung dianggap penting untuk menangani iklim panas dan potensi Karhutla, mengingat Kalimantan adalah wilayah yang banyak hutan,” terang Prasetyo.
Mensesneg mengatakan, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono telah melaporkan beberapa metode terkait hal tersebut.
Salah satu antisipasinya, kata Prasetyo, di area IKN sudah dilakukan pemasangan sensor panas untuk mendeteksi potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa metode dengan memasang sensor-sensor panas yang diminta untuk diuji coba terus,” jelas Prasetyo.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo meminta OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk melakukan perbaikan dan mempercepat pembangunan IKN demi mengejar 2028 IKN sebagai Ibu Kota Politik.
Permintaan Presiden itu setelah melihat langsung dan mendapatkan paparan soal progres IKN dari kepala OIKN pada 12 Januari hingga 13 Januari 2026 lalu.
“Presiden mendarat di IKN bersama beberapa menteri untuk mendapatkan update dari Kepala OIKN mengenai perkembangan pembangunan IKN dan menekankan pentingnya percepatan proses pembangunan fasilitas legislatif maupun yudikatif,” kata Prasetyo.
Sementara itu, terkait kelanjutan pembangunan IKN dan iklim investasi, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, semakin optimistis usai Presiden datang langsung dan mendarat di halaman Istana Negara di IKN.
“Kami sangat bersyukur atas perkenaan Bapak Presiden melakukan kunjungan kerja ke IKN. Kehadiran beliau memberikan semangat tambahan bagi kami untuk melaksanakan amanah pembangunan ini,” tutur Basuki Hadimuljono di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





