NUSANTARA – Persoalan jembatan rusak di wilayah RT 24 dan RT 25 Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, sekira radius 12 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang rusak dan rawan ambrol segera teratasi.
Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), mengungkap akan diatasi dengan dua opsi.
“Apakah bailey atau box culvert,” tutur Deputi, Senin (12/1/2026).
Sementara itu, sekira pukul 16.41 WITA, Ketua RT 25, Waras Rahmad Abdillah alias Sableng, mengabarkan tim teknis dari Otorita IKN beserta pihak terkait baru saja melakukan pengukuran panjang area jembatan yang rusak.
Upaya yang dilakukan antara dua opsi yakni apakah akan menggunakan box culvert atau jembatan bailey.
“Ini ada Pak Arif Rachman dari OIKN, dan Mbak Ratu, di lokasi. Mengupayakan pemasangan jembatan sementara 3 (titik) mengatasi persoalan di lapangan,” terang Waras Rahmad.
Menurutnya jembatan sementara (bailey) akan disegerakan.
“Jembatan 3 konstruksi besi panjang 18 meter lebar 4 sampai 5 meter,” tuturnya.
Sebelumnya, Direktur Sarana Prasarana Sosial OIKN, Agus Ahyar, mengatakan pihaknya terkait banjir tidak dapat berbuat banyak. Hanya akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Kalau soal jembatan ini, kami upayakan. Semoga jembatan bailey di IKN dapat dipindah sementara ke sini,” terang Agus di lokasi.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





