Suhu politik antaranggota DPRD Kaltim merembet ke ranah komunikasi internal usai munculnya sindiran mengenai sosok “mulut besar” yang bersembunyi saat demonstrasi di grup WhatsApp dewan. Menanggapi polemik tersebut, Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Akhmed Reza Fachlevi, merespons tegas bahwa pernyataannya di dalam grup adalah murni bentuk pembelaan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar hak angket segera dimasukkan ke jadwal Badan Musyawarah (Banmus).
Reza juga menyinggung pentingnya keterlibatan langsung wakil rakyat dalam menghadapi massa aksi, seraya menegaskan bahwa Fraksi Gerindra selama ini selalu aktif turun langsung menemui dan mendengarkan demonstran. Lebih lanjut, ia memperingatkan agar tidak ada pihak yang mencampuri urusan internal fraksinya, serta menantang pihak-pihak yang melontarkan sindiran untuk sesekali berani turun berhadapan langsung dengan para relawan dan pedemo di lapangan.
Pembaca Setia Radar Media!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm06mei2026/mobile/
Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.





