TENGGARONG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhamad (AM) Parikesit, Tenggarong Seberang, bersiap meluncurkan layanan radioterapi untuk memperkuat penanganan kanker di Kutai Kartanegara (Kukar). Langkah ini melengkapi fasilitas kemoterapi dan bedah onkologi yang sudah lebih dulu tersedia, sehingga pasien mendapatkan layanan yang lebih lengkap dan cepat.
Direktur Utama RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti, menyebut radioterapi sebagai terobosan strategis dalam mempercepat penanganan pasien kanker. Layanan ini diharapkan menjadi solusi bagi pasien yang selama ini harus dirujuk keluar daerah dan menunggu antrean hingga berbulan-bulan.
“Selama ini kami sudah memiliki layanan kemoterapi dan bedah tumor dengan dukungan dokter spesialis onkologi. Kini, kami memperkuatnya dengan radioterapi agar pasien bisa segera mendapat penanganan tanpa harus menunggu lama,” ujarnya, Jumat (25/7/2025).
Radioterapi sendiri merupakan metode pengobatan kanker dengan menggunakan sinar radiasi yang ditargetkan langsung pada sel kanker. Menurut Martina, beberapa jenis kanker yang tergolong radiosensitif akan merespons lebih baik terhadap radiasi dibandingkan metode lain.
“Selama ini pasien dari Kukar yang membutuhkan radioterapi harus dirujuk ke RSUD AWS di Samarinda, dan antreannya bisa mencapai tiga hingga empat bulan. Dengan layanan baru ini, kami harap pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan penanganan,” jelasnya.
Guna mendukung pengoperasian layanan ini, RSUD AM Parikesit saat ini tengah menyiapkan pelatihan tenaga kesehatan serta infrastruktur pendukung. Selain itu, pihak rumah sakit juga akan bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kukar untuk pengembangan fasilitas tambahan.
“Tanah milik PMI yang berada di depan rumah sakit rencananya akan dimanfaatkan untuk membangun klinik. Klinik ini nantinya bisa menjadi tempat rujukan awal untuk kasus ringan agar tidak langsung menumpuk di UGD,” tambahnya.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyambut baik pengembangan ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam peningkatan layanan kesehatan, baik di tingkat Puskesmas maupun rumah sakit daerah.
“Kami ingin pelayanan kesehatan yang maksimal untuk masyarakat. Klinik PMI di RSUD AM Parikesit nanti bisa menjadi rujukan awal sebelum ke UGD. Semoga pembangunannya bisa terealisasi tahun depan,” jelas Bupati. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





