SAMARINDA – Dinamika internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Samarinda mulai memanas seiring dengan proses pergantian struktur kepemimpinan.
Rusdi Doviyanto, salah satu sosok yang digadang-gadang akan memimpin partai hijau di Kota Tepian, menyatakan kesiapan penuhnya setelah menyelesaikan tahapan krusial di tingkat wilayah.
Saat ini berkas pencalonan Rusdi telah resmi diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta untuk diproses lebih lanjut. Hal tersebut menandai selesainya fase seleksi di tingkat daerah yang melibatkan verifikasi ketat.
Rusdi menjelaskan perjalanannya menuju kursi nomor satu di DPC PKB Samarinda telah melalui mekanisme organisasi yang terstruktur, termasuk Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diikuti oleh kandidat dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Sekarang kita masuk tahap verifikasi dan validasi oleh Tim Lima dari PKB. Berkasnya sudah dibawa oleh tim tersebut ke Jakarta kemarin untuk diserahkan langsung kepada DPP,” jelas Rusdi saat memberikan keterangan, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya keputusan akhir kini berada di tangan pengurus pusat. DPP memiliki wewenang penuh untuk memanggil kembali para calon jika dirasa masih ada poin-poin visi-misi yang perlu diperdalam sebelum Surat Keputusan (SK) penetapan ketua diterbitkan.
Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam visi politik Rusdi adalah ambisinya untuk meningkatkan posisi tawar PKB di parlemen Samarinda.
Selama ini, PKB Samarinda kerap harus bergabung dengan partai lain untuk membentuk satu fraksi utuh. Rusdi bertekad memutus tren tersebut pada Pemilu mendatang.
“Kita pengen ke depan PKB punya fraksi sendiri di DPRD Kota Samarinda. Itu target utama kita. Selama ini kita selalu gabungan di Samarinda, dan ke depan kita ingin membentuk satu fraksi mandiri,” tegasnya.
Target yang dipatok tidak main-main. Rusdi membidik perolehan 4 hingga 5 kursi di DPRD Samarinda agar PKB memiliki kedaulatan penuh dalam menentukan kebijakan legislatif.
Ia bahkan melihat adanya potensi untuk merebut kursi Wakil Ketua DPRD sebagai target tambahan yang realistis apabila mesin partai bekerja maksimal.
Menanggapi peluang dirinya terpilih sebagai Ketua DPC, Rusdi menegaskan sebagai kader loyal, ia akan patuh pada mandat apa yang diberikan oleh partai. Baginya fokus utama bukanlah sekadar jabatan, melainkan upaya membesarkan PKB secara kolektif.
“Bismillah, kalau ditunjuk dan diperintahkan, karena kita ini kader partai, harus siap ditugaskan. Baik itu menjadi ketua, sekretaris, atau apa pun itu, kita harus siap membesarkan partai PKB,” tuturnya.
Apabila dipercaya memimpin, Rusdi telah menyiapkan rencana strategis untuk memperkuat basis massa dan melakukan penjaringan calon legislatif yang lebih kompetitif untuk kontestasi tahun 2029. Ia menegaskan PKB akan menjadi partai yang inklusif bagi semua kalangan.
“Komitmen saya jika terpilih, saya akan memperbaiki sistem penjaringan calon-calon yang akan duduk di 2029 supaya target 4 kursi itu terpenuhi. Kita akan terbuka untuk umum, siapa pun yang ingin bergabung dan mencalonkan diri melalui PKB, kita sangat welcome,” ungkapnya. (rm/adv)
Pewarta: Abdi
Editor: Yahya Yabo





