Sinergi Pemerintah dan Perbankan Daerah, Kredit Idaman Kukar Tembus Rp36 M

TENGGARONG – Upaya memperkuat fondasi ekonomi rakyat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menemukan mitra strategis yang konsisten mendukung agenda pembangunan daerah yaitu Bankaltimtara. Kolaborasi kedua pihak kini memasuki fase lebih produktif, ditandai dengan realisasi Kredit Kukar Idaman yang telah menembus angka Rp36 miliar.

Momentum tersebut ditegaskan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bankaltimtara, di Kantor Cabang Tenggarong, Rabu (15/10/2025). Ia menilai, hubungan Pemkab dan Bankaltimtara bukan sekadar kerja sama finansial, tetapi bentuk nyata kemitraan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Pemerintah Kabupaten Kukar menjadi pemegang saham nomor dua di Bankaltimtara dengan porsi sekitar tujuh persen. Karena itu kami punya kepentingan agar arah kebijakannya selalu sejalan dengan program pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Aulia, kemitraan Pemkab Kukar dan Bankaltimtara membuahkan hasil nyata melalui program Kredit Kukar Idaman, yang menjadi tulang punggung pembiayaan bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

“Hingga kini realisasi pembiayaan program tersebut mencapai Rp36 miliar dengan tingkat kredit macet di bawah tiga persen. Ini bukti bahwa program ini tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Program itu tidak hanya menjadi solusi permodalan, tetapi juga alat transformasi sosial ekonomi. Banyak pelaku usaha kecil di desa kini mampu memperluas usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga berkat akses pembiayaan yang lebih mudah.

Melihat keberhasilan itu, Pemkab Kukar berencana menaikkan plafon Kredit Kukar Idaman secara signifikan. “Jika sebelumnya maksimal Rp50 juta, ke depan bisa mencapai Rp500 juta. Tujuannya agar petani, nelayan, dan pelaku UMKM bisa naik kelas dan memperluas usahanya,” paparnya.

Namun, Aulia menegaskan peningkatan plafon akan disertai pengawasan ketat.
“Kita tetap akan menyiapkan pagar-pagar syarat agar penyalurannya tepat sasaran dan pengembaliannya sesuai harapan,” tegasnya.

Bupati menilai keberadaan Bankaltimtara sebagai pilar penting kemandirian fiskal daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan bank milik daerah ini telah menjadi model kemitraan produktif yang memperkuat daya saing ekonomi Kukar.

“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin inklusif dan berkelanjutan,” kata Aulia.

Momentum HUT ke-60 Bankaltimtara juga menjadi refleksi perjalanan panjang lembaga tersebut dalam mendukung pembangunan Kalimantan Timur, termasuk melalui ekspansi pembiayaan sektor riil dan ekonomi rakyat.

Acara tersebut berlangsung penuh keakraban, dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Kukar, serta direksi dan staf Bankaltimtara. Keakraban yang terjalin memperlihatkan semangat bersama untuk meneguhkan Bankaltimtara sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan mitra strategis pemerintah daerah. (adv)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI