TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyerahkan bantuan bus sekolah untuk Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan inklusif di daerah.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan kehadiran pemerintah daerah tidak boleh membedakan layanan pendidikan, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Menurutnya siswa SLBN Tenggarong tetap memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik seperti anak-anak lainnya.
“Anak-anak yang ada di SLB ini adalah putra-putri terbaik Kutai Kartanegara yang harus kita support dan kita dukung,” kata Aulia, Kamis (22/5/2026).
Ia mengatakan bantuan bus sekolah tersebut bukan sekadar fasilitas transportasi. Pemkab Kukar ingin memastikan proses belajar mengajar di SLBN Tenggarong berjalan optimal.
Meski aset sekolah berada di bawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kata dia, pemerintah kabupaten tetap memiliki tanggung jawab mendukung operasional pendidikan di sekolah tersebut.
“Secara operasional Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses belajar mengajar di sekolah ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Aulia.
Aulia menilai anak-anak berkebutuhan khusus tidak boleh dipandang dari keterbatasannya semata. Pemerintah daerah, kata dia, harus hadir memberi dukungan agar mereka tetap percaya diri menyiapkan masa depan.
Dalam kunjungannya ke SLBN Tenggarong, Aulia mengaku terkesan dengan penampilan para siswa yang dinilai memiliki kemampuan luar biasa.
Menurutnya dukungan terhadap pendidikan inklusif harus diwujudkan lewat langkah konkret, salah satunya penyediaan fasilitas transportasi sekolah.
“Mereka mungkin memiliki keterbatasan di satu sisi, akan tetapi kita tidak boleh menutup kemungkinan keberuntungan mereka di sisi yang lain, dan kita semua harus mendukung,” ucapnya.
Bantuan bus sekolah itu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi SLBN Tenggarong ketika mengikuti kegiatan di tingkat provinsi.
Sebelumnya, siswa maupun pihak sekolah kerap mengalami kendala transportasi saat menghadiri perlombaan dan seni pertunjukan di luar daerah.
Karena itu, Pemkab Kukar berharap fasilitas baru tersebut dapat memperluas jangkauan aktivitas sekolah sekaligus mendukung pengembangan potensi siswa.
“Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah daerah hari ini adalah bus sekolah,” ujar Aulia.
“Karena sebelumnya mereka memiliki kendala ketika diundang ke provinsi untuk mengikuti perlombaan maupun seni pertunjukan, mereka agak kesulitan dalam operasional transportasi,” tambahnya.
Aulia berharap keberadaan bus sekolah itu bisa memudahkan mobilitas siswa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan pendidikan maupun pengembangan bakat.
“Harapan kita dengan adanya bus sekolah ini, maka jangkauan SLB bisa jauh lebih baik,” jelas Aulia.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





