Soft Opening Taman Pujasera Tenggarong Dipersiapkan, UMKM Bisa Daftar

TENGGARONG – Denyut ekonomi kreatif di jantung Kota Tenggarong bersiap memasuki babak baru. Taman Pujasera Tenggarong, kawasan kuliner yang digadang-gadang menjadi magnet Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kutai Kartanegara (Kukar), diproyeksikan mulai soft opening pada April 2026.

Dengan pengelolaan resmi di bawah Dinas Koperasi dan UKM, pusat kuliner di kawasan menara Tuah Himba itu bukan sekadar deretan lapak, tapi disiapkan sebagai ruang temu warga, wisata rasa, sekaligus etalase usaha lokal.

Kepala Bidang Pengembangan UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Alamin, menegaskan pihaknya kini fokus ke penyempurnaan administrasi dan kesiapan operasional setelah tahap awal pengolahan telah dilakukan dan setelah proses serah terima aset dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar rampung dilakukan.

“Kami sudah mulai menjalankan tahapan persiapan menuju pembukaan,” ujar Fathul, Kamis (5/2/2026).

Alih-alih buru-buru mengisi tenan, Dinas Koperasi dan UKM Kukar memilih menata fondasi lebih dulu dengan menyiapkan tenaga kebersihan, pengamanan, hingga standar teknis kawasan. Pengisian tenan baru dilakukan setelah seluruh prasyarat dinilai siap. Pendekatan itu dimaksudkan agar Pujasera tidak hanya ramai di awal tetapi berkelanjutan.

Pendaftaran tenan pun dibuka seluas-luasnya bagi pelaku UMKM Kukar. Seleksi dan kurasi akan diterapkan untuk menjaga kualitas produk dan pengalaman pengunjung.

“Siapa pun boleh mendaftar. Setelah itu kami kurasi sesuai skema,” tegas Fathul.

Agar informasi menjangkau publik secara merata, pengumuman resmi pendaftaran akan disebar melalui kanal media sosial Pemkab Kukar, Prokom Kukar, dan akun resmi DiskopUKM Kukar.

Dua bulan ke depan difokuskan menuntaskan persiapan teknis dan non teknis, sembari mematangkan konsep operasional.

Taman Pujasera disiapkan sebagai lokasi alternatif bagi pedagang kuliner Pasar Seni Tenggarong yang terdampak rencana revitalisasi kawasan. Penataan itu sejalan dengan pengembangan RTH di sekitar Taman Titik Nol dan Taman Musik Tenggarong.

Ia menuturkan Dinas Koperasi dan UMK Kukar telah mendata pedagang Pasar Seni yang masih aktif sebagai dasar penempatan sementara selama proses revitalisasi berlangsung.

“Ada arahan untuk mencarikan alternatif relokasi. Salah satunya ke kawasan Pujasera,” jelas Fathul.

Harapannya Taman Pujasera tidak hanya menjadi pusat jajanan, tetapi ruang bersama yang nyaman menghidupkan malam kota, membuka peluang usaha yang adil, dan mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kami ingin ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat dan UMKM untuk tumbuh bersama,” pungkasnya.

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI