SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, memberikan sejumlah catatan strategis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Mitra Kerja Komisi II. Rapat tersebut membahas Laporan Realisasi Kegiatan dan Keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 serta Rencana Kegiatan Anggaran Tahun 2027.
Dalam penyampaiannya, Sani menyoroti beberapa poin krusial mulai dari penganggaran gaji pegawai, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui tera, hingga dukungan penuh terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola sektor pasar.
Sani menyatakan kesepakatannya dengan anggota komisi lain terkait aturan penganggaran gaji. Ia menegaskan alokasi anggaran untuk gaji tidak boleh dipangkas atau hanya dianggarkan untuk 10 bulan saja.
“Setahu saya, masalah belanja terkait gaji itu tidak bisa 10 bulan. Harus 12 bulan seingat saya dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Boleh lebih, tapi tidak boleh kurang,” ujar Sani, Selasa (23/6/2026).
Terkait pelayanan tera dan tera ulang, Sani memiliki pandangan agar sektor itu tidak sekadar digratiskan, melainkan dapat dioptimalkan sebagai salah satu sumber PAD bagi Kota Samarinda. Ia mencontohkan daerah lain seperti Pasuruan yang mampu meraup pendapatan hingga Rp600 juta dari sektor tera, khususnya karena menyasar tangki-tangki milik korporasi yang memang sudah menganggarkan biaya tersebut.
“Gratis oke, tetapi menghasilkan PAD itu lebih bagus. Apalagi di tengah-tengah kondisi fiskal kita yang tidak baik-baik saja, biar Rp600 juta tentu ada efeknya untuk tambahan,” jelasnya.
Sani memberikan atensi dan dukungan penuh kepada OPD mitra kerja yang mengelola pasar. Menurutnya langkah itu sangat sejalan dengan poin kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda 2026–2029 mengenai dukungan terhadap perekonomian yang inklusif.
Ia mengingatkan dengan mulai ditutupnya sektor pertambangan, Kota Samarinda harus segera memperkuat sektor alternatif, di mana pasar tradisional menjadi tumpuan utama.
“Kita ini mau apa? Tambang sudah tutup, sebentar lagi pengangguran bertebaran di kota ini. Pasar inilah andalan kita. Kalau pasar ini kolaps, selesai kita semua. Makanya OPD ini harus dibantu dan didukung penuh,” jelas Sani.
Pewarta: Abdi
Editor: Yahya Yabo





