BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Berau Tahun 2025–2029.
Keterlibatan tersebut mencakup perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga pihak terkait lainnya.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, mengatakan kolaborasi berbagai unsur menjadi bagian penting dalam memastikan dokumen yang disusun mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara nyata dan berkelanjutan.
Ia menyebut pembangunan kependudukan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar kebijakan yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara efektif.
“Keterlibatan aktif seluruh unsur sangat diperlukan agar dokumen yang disusun benar-benar implementatif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Said mengapresiasi dukungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman yang turut mendampingi proses penyusunan dokumen tersebut.
“Pendampingan dari akademisi bisa memperkuat kajian dan penyusunan arah kebijakan pembangunan kependudukan di Berau,” ucapnya.
Ia menjelaskan forum diskusi yang digelar menjadi wadah untuk menghimpun berbagai data, masukan, serta gagasan dari para peserta.
Hasil pembahasan tersebut nantinya akan menjadi bahan dalam merumuskan strategi pembangunan kependudukan yang selaras dengan kebutuhan daerah.
“Masukan dari seluruh pihak sangat penting untuk menghasilkan dokumen yang komprehensif dan dapat menjadi pedoman pembangunan kependudukan di Berau,” jelas Said. (rm/adv)
Editor: Yahya Yabo





