Telah Beroperasi, SPPG Dayung Kutim Diminta Jaga Kualitas dan Higienis Pelayanan

SANGATTA– Pemerintah Kutai Timur (Kutim) kembali memperluas layanan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) dengan meresmikan SPPG Dayung sebagai unit operasional kedua setelah SPPG Swarga Bara. Unit baru tersebut akan menyalurkan makanan bergizi bagi 2.596 siswa dari dua sekolah yakni SMK Negeri 2 Sangatta Utara dan SMP Negeri 1 Sangatta Utara.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, hadir langsung dalam peresmian mengingatkan pentingnya menjaga mutu layanan.

“Saya minta kepala SPPG agar tetap menjaga kualitas masakan, kehigienisan serta sanitasi dapur. Semuanya harus baik dan sesuai standar,” tegasnya usai meninjau langsung dapur, Senin (22/9/2025).

Dirinya menambahkan dapur SPPG Dayung sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

“Secara keseluruhan, tadi kita melihat dapur sudah sesuai SOP. Bahkan semua perlengkapan dan bahan masakan dicuci dengan air panas. Kami berharap tidak ada kejadian yang tidak diinginkan seperti di daerah lain,” jelas Ardiansyah.

Sementara itu, Kepala SPPG Dayung, Gebriani Rante Lembang, mengungkapkan dapur tersebut melibatkan 47 relawan yang bekerja dengan sistem empat shift.

“Jam kerja dimulai sejak pukul 12 siang untuk penerimaan bahan baku. Namun pengaturan waktu bisa menyesuaikan kebijakan kepala SPPG masing-masing,” terangnya.

Dengan hadirnya SPPG Dayung, Pemkab Kutim berharap distribusi pangan bergizi bagi peserta didik dapat lebih merata dan berkesinambungan. Program tersebut sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui penyediaan makanan sehat, higienis, dan sesuai standar gizi.

Pewarta: Ramlah
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI