Tenggarong Siapkan MTQ ke-46 Kukar Secara Total, Wujud Semangat Kolaborasi dan Syiar Islam

TENGGARONG – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), semangat religius dan kolaboratif menggema di Kecamatan Tenggarong. Tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, kecamatan tersebut menargetkan tampil sebagai juara umum dengan kesiapan yang matang di semua lini.

Camat Tenggarong, Sukono, memimpin langsung ekspos resmi MTQ di Pendopo Odah Etam, Rabu (8/10/2025). Acara tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan kesiapan panitia dan peserta, mulai dari jadwal, lokasi kegiatan, hingga fasilitas bagi 20 kafilah kecamatan yang akan berlomba.
“Ekspos ini bagian dari komitmen kami untuk transparan dan memastikan semua pihak siap menghadapi MTQ tahun ini,” ungkapnya.

Persiapan fisik dan teknis dilakukan secara menyeluruh. Lokasi perlombaan, pemondokan, hingga tempat dewan hakim telah dipastikan siap digunakan. Pemerintah Kecamatan Tenggarong ingin memastikan seluruh kafilah mendapatkan pelayanan terbaik selama pelaksanaan kegiatan keagamaan terbesar di Kukar ini.

Selain kesiapan teknis, panitia tengah menyiapkan unsur hiburan religi untuk memeriahkan pembukaan MTQ. Awalnya penyanyi religi nasional Opick dijadwalkan hadir, namun agenda umrahnya bertepatan dengan waktu pelaksanaan.

“Kami masih mencari alternatif artis lain. Semuanya akan disesuaikan dengan jadwal resmi pembukaan nanti,” ujar Sukono.

Tidak hanya mengandalkan kesiapan tempat, Kecamatan Tenggarong fokus pada pembinaan kafilah. Program pemusatan latihan (training center) dan enam kali eksebisi simulasi lomba telah dilakukan sebagai sarana peningkatan kemampuan dan mental peserta.

“Kami berkeinginan kuat agar kafilah Kecamatan Tenggarong bisa meraih juara umum tahun ini. Mohon doa restu seluruh warga Tenggarong,” tuturnya.

Ajang MTQ ke-46 diperkirakan melibatkan 1.700 peserta dari seluruh kecamatan di Kukar. Sebanyak 13 arena lomba telah disiapkan untuk berbagai cabang musabaqah mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, hingga seni kaligrafi.

Lebih dari sekadar kompetisi, Sukono menegaskan penyelenggaraan MTQ merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan antar warga. Ia menilai keberhasilan acara ini tak hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari soliditas dan semangat kebersamaan seluruh panitia dan masyarakat.

“Kami ingin MTQ kali ini menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya bagi Tenggarong, tapi juga bagi seluruh masyarakat Kukar,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, pelaksanaan MTQ ke-46 diharapkan berjalan lancar, semarak, dan sarat makna. Bagi Sukono, kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintahan, umat, dan budaya Islam yang terus tumbuh di bumi Kutai Kartanegara.

“Semua ini demi membawa nama baik Kecamatan Tenggarong dan memuliakan Al-Quran di tengah masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI