SAMARINDA – Kondisi Terminal Tipe B Sungai Kunjang yang semakin memprihatinkan kembali menuai sorotan. Fasilitas umum banyak yang rusak, sementara pelayanan belum optimal. Situasi ini dinilai mencerminkan lambannya perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur, meski rencana revitalisasi terminal sudah lama tercantum dalam dokumen perencanaan.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menegaskan terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turun penumpang, tetapi juga bagian penting dari pelayanan publik sekaligus penopang perputaran ekonomi daerah. Karena itu, ia mendesak agar Pemprov segera merealisasikan program yang sudah lama ditunggu masyarakat.
“Terminal ini harus segera dibenahi. Jangan sampai warga terus merasa tidak nyaman hanya karena pemerintah belum serius mengeksekusi program,” tegas Subandi.
Ia memastikan pihaknya akan mendorong agar revitalisasi masuk dalam alokasi APBN 2026. Subandi berharap pembangunan bisa segera dimulai sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Kami akan kawal agar rencana ini tidak berhenti di atas kertas. Tahun depan sudah harus ada keputusan pasti,” tandasnya. (adv)





