TENGGARONG – Perjalanan tim sepak bola Kecamatan Sebulu di Bupati Cup 2025 semakin membanggakan. Setelah menembus babak delapan besar, mereka kini bersiap menghadapi lawan kuat yakni Kecamatan Tenggarong, pada 24 September mendatang. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Rondong Demang, tepat setelah pembukaan Festival Adat Erau.
Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menyampaikan optimisme penuh meski lawan yang dihadapi tergolong tangguh.
“Alhamdulillah kecamatan kami bisa melaju ke delapan besar. Nanti tanggal 24 September, setelah pembukaan Erau, kita akan melawan Tenggarong. Mudah-mudahan ada mukjizat dan kita bisa menang,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Seluruh pemain Sebulu merupakan putra daerah yang ditempa lewat kompetisi lokal. Liga Desa yang rutin digelar di 14 desa se-Kecamatan Sebulu menjadi kawah candradimuka bagi para pemain hingga bisa tampil di ajang sebesar Bupati Cup.
“Mudah-mudahan talenta-talenta dari Sebulu bisa masuk struktur pemain inti dan suatu saat berjuang di Porprov,” harap Edy.
Bahkan beberapa di antaranya pernah mengikuti seleksi daerah bersama perwakilan dari 20 kecamatan lain di Kukar.
Edy menegaskan dukungan olahraga di Sebulu tidak berhenti pada sepak bola. Kecamatan terus mendorong pembinaan atlet muda di berbagai cabang dengan dukungan anggaran dari Pemkab Kukar.
Bupati Cup sendiri menjadi ajang lintas olahraga. Selain sepak bola, ada cabang voli, tenis meja, bulu tangkis, hingga olahraga tradisional. Tahun ini, untuk pertama kalinya digelar mini soccer kategori wanita, dan Sebulu turut ambil bagian bersama 12 kecamatan lain.
Menurut Edy, pembinaan yang dilakukan ASKAB Kukar sudah berjalan baik, namun perlu terus diperluas agar melahirkan lebih banyak pemain potensial.
“Harapan saya, ASKAB Kukar terus memperluas pembinaan agar kerangka pemain semakin besar. Ada Liga Pertiwi di tingkat provinsi, dan kalau menang bisa tembus ke nasional. Alhamdulillah pembinaan kita sudah luar biasa,” terangnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





