BERAU – Upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Berau dinilai tidak cukup hanya melalui proses pembelajaran di ruang kelas. Peran perpustakaan sekolah justru dipandang dapat menjadi salah satu motor penggerak lahirnya generasi pelajar yang lebih berprestasi dan memiliki wawasan luas.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai penguatan budaya membaca di lingkungan sekolah perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun satuan pendidikan.
Menurutnya perpustakaan sekolah yang dikelola secara inovatif dapat menjadi ruang belajar alternatif bagi para siswa untuk memperluas pengetahuan di luar materi pelajaran yang diajarkan di kelas.
“Perpustakaan yang dikelola dengan baik bisa menjadi sarana efektif bagi siswa untuk memperluas pengetahuan. Tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami dan mengolah informasi,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Elita menjelaskan keberadaan perpustakaan sekolah seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tempat penyimpanan buku semata. Lebih dari itu perpustakaan harus mampu berfungsi sebagai pusat aktivitas literasi yang mendorong tumbuhnya minat baca sejak dini.
Dengan pengelolaan yang kreatif, perpustakaan dapat menjadi ruang yang menyenangkan bagi siswa untuk belajar, berdiskusi, serta mengeksplorasi berbagai pengetahuan baru yang dapat mendukung perkembangan akademik maupun keterampilan mereka.
Ia menekankan peningkatan budaya literasi di sekolah perlu didukung oleh berbagai faktor, mulai dari penyediaan fasilitas perpustakaan yang memadai, koleksi buku yang relevan dengan kebutuhan siswa, hingga program kegiatan yang mampu membuat aktivitas membaca menjadi lebih menarik.
Menurutnya sekolah dapat menghadirkan berbagai program literasi seperti kegiatan membaca bersama, diskusi buku, hingga lomba literasi yang dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan.
“Dengan fasilitas yang memadai dan program yang menarik, perpustakaan bisa menjadi ruang belajar yang aktif dan menyenangkan bagi para pelajar,” katanya.
Lebih lanjut, Elita berharap penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau. Melalui kebiasaan membaca, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif.
DPRD Berau mendorong agar pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pengembangan perpustakaan sekolah sebagai salah satu sarana pendukung pendidikan.
“Dengan budaya literasi yang kuat, kita berharap generasi muda Berau tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” katanya. (adv)
Pewarta: Aril
Editor: Yahya Yabo





