Tuntas Soal Aset, Sekolah Garuda Siap Hijrah ke Kampus Melati 2026

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan karakter melalui Sekolah Garuda. Setelah peluncuran serentak Sekolah Garuda di seluruh Indonesia oleh Pemerintah pusat, kini Kalimantan Timur bersiap menindaklanjutinya dengan langkah konkret yakni pemindahan Sekolah Garuda ke Kampus Melati, Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada 2026 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, memastikan seluruh proses pemindahan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan persoalan aset dan legalitas lahan di Kampus Melati telah selesai.

“Masalah aset itu sudah clear, sudah ada keputusan Mahkamah Agung (MA) dan sudah inkrah. Jadi, kita tinggal mengikuti saja keputusan itu. Semua sudah untuk SMA Unggulan Garuda atau SMAN 10,” jelas Armin saat ditemui usai peluncuran SMA Unggulan Garuda, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya aset yang sebelumnya masih tercatat atas nama pihak lain kini sepenuhnya menjadi milik pemerintah.

“Semuanya diperuntukkan untuk SMAN 10. Tidak ada lagi masalah hukum, semua sudah selesai,” tegasnya.

Armin menambahkan sejumlah fasilitas di Kampus Melati memang masih dalam tahap perbaikan.

“Memang karena ini masih masa transisi, maka tahun 2026 kita benahi sekaligus. Tidak hanya untuk SMAN 10, tapi juga untuk tiga sekolah unggulan lainnya,” ujarnya.

Sejalan dengan program nasional, Pemprov Kaltim telah menyiapkan tiga Sekolah Garuda unggulan sebagai model pendidikan karakter dan kemandirian di daerah. Ketiga sekolah tersebut yakni SMA Negeri 3 Tenggarong, SMA Negeri 10 Samarinda, dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

“Tiga sekolah ini akan kita perbaiki dan kembangkan bersama. Semuanya disupport (dukung) penuh oleh pemerintah provinsi, termasuk fasilitas dan asramanya,” terang Armin.

Fasilitas di Kampus Melati akan diperbarui untuk mendukung sistem pembelajaran modern, meliputi laboratorium sains dan komputer, ruang keterampilan, asrama siswa, lapangan olahraga, serta area belajar berbasis digital.

“Daya tampung siswa nanti kita sesuaikan dengan kapasitas asrama dan fasilitas yang tersedia,” tambahnya.

Armin memastikan seluruh siswa SMAN 10 akan menempati area baru di Kampus Melati.
“Nanti semua siswa dari sini akan pindah ke seberang. Untuk banjir, itu hanya di bagian depan jalan saja, di dalam sekolah aman,” tegasnya.

Selain menyiapkan kampus baru, Pemprov Kaltim akan mengalihkan fungsi Education Center di Sempaja.

Armin menyebut lokasi lama SMAN 10 itu akan diubah menjadi Pusat Pengembangan Pendidikan Kalimantan Timur.

“Kami sudah diskusikan dan Pak Gubernur menginginkan agar Education Center ini dijadikan pusat pengembangan pendidikan di Kaltim,” ujarnya.

Keputusan tersebut, lanjut Armin, merupakan bagian dari arah kebijakan pendidikan Kaltim untuk mendorong pemerataan fasilitas dan peningkatan mutu sekolah di seluruh wilayah.

“Targetnya, tahun depan seluruh proses pemindahan sudah selesai. Setelah itu, kita fokus pada pembenahan tiga Sekolah Garuda dan penguatan sistem pendidikan di seluruh Kaltim,” pungkasnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI