Tuntut Pembatalan Kenaikan PBB, Puluhan Mahasiswa Datangi Pemkot Balikpapan

BALIKPAPAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Balikpapan Melawan (Bakwan) mendatangi Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (25/8/2025). Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap sejumlah persoalan yang belakangan dirasakan masyarakat, mulai dari kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kelangkaan beras, hingga kondisi jalan di kawasan Muara Rapak.

Dalam aksinya mahasiswa membawa mobil pick up yang dilengkapi pengeras suara dan mengibarkan bendera one piece. Secara bergantian, perwakilan dari 15 aliansi mahasiswa menyampaikan orasi di depan pintu masuk Pemkot Balikpapan.

Humas aksi, Julak, mengatakan mahasiswa menolak rencana kenaikan PBB yang dinilai memberatkan masyarakat. dirinya menilai keputusan menunda kenaikan PBB bukanlah solusi.

“Keresahan kenaikan PBB ini ditunda, tapi bisa saja nanti disahkan diam-diam. Kami minta dibatalkan, bukan ditunda. Kalau pun naik, harus masuk akal dan disosialisasikan terlebih dahulu,” ujarnya.

Julak menyebut pihaknya ingin bertemu langsung dengan Wali Kota Balikpapan untuk menyampaikan keresahan warga. Menurutnya, suara mahasiswa kali ini mewakili keluhan masyarakat yang kian terimpit.

Dari Pantauan di lapangan menunjukkan aparat kepolisian bersama Satpol PP Kota Balikpapan berjaga ketat di sekitar lokasi aksi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pejabat Pemkot yang menemui massa aksi.

Pewarta: Aprianto
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI