UKMF Forestry Magazine Unmul Gelar Tajuk Hijau 2025, Beri Pelatihan Jurnalistik ke Mahasiswa Kehutanan

SAMARINDA – Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Forestry Magazine Universitas Mulawarman kembali menggelar kegiatan Tajuk Hijau: Pelatihan Jurnalistik Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis dengan tema ‘Mengasah Narasi dan Merangkai Berita sebagai Wujud Menulis yang Menyuarakan Perubahan’.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Merbau, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman itu menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di dunia media yakni Adhi Abdian mewakili Direktur Media Kaltim, Syafril Teha Noer, jurnalis senior Kalimantan Timur, serta Gafuri Ahmad, fotografer dan penulis.

Acara dibuka secara langsung oleh Sarkowi V. Zahri, Ketua Umum MIKA Fakultas Kehutanan Unmul. Dalam sambutannya, Sarkowi menekankan pentingnya mahasiswa kehutanan memahami dunia jurnalistik sebagai bekal untuk menyuarakan isu-isu lingkungan secara lebih objektif dan berimbang.

“Kalau semua hanya bekerja di perusahaan kayu, lalu siapa yang akan membela isu-isu lingkungan? Maka perlu ada kolaborasi. Dunia jurnalistik bisa menjadi tulang punggung perjuangan lingkungan,” ujar Sarkowi yang pernah berkarier sebagai redaktur media besar di Kaltim.

Tidak hanya memberikan motivasi, Sarkowi berbagi pengalamannya selama terjun di dunia jurnalistik. Ia bercerita pernah menjadi redaktur di media Kaltim Post bersama sejumlah jurnalis yang kini dikenal luas termasuk Adhi Abdian.

“Dulu kalau saya memeriksa berita, Mas Adhi yang bantu menentukan mana yang layak dimuat. Dari sana saya belajar bahwa dunia jurnalistik itu keras tapi mulia bekerja tanpa mengenal waktu tapi memberi manfaat besar bagi publik,” kisahnya.

Sarkowi berharap pengalamannya dapat memacu semangat mahasiswa untuk berani mencoba hal baru di luar bidang akademik kehutanan.

“Profesi jurnalis mengajarkan disiplin, objektivitas, dan keberanian. Nilai-nilai itu sangat penting dimiliki siapa pun, termasuk calon profesional kehutanan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKMF Forestry Magazine, Ravino Indrayana Anwar, menjelaskan Tajuk Hijau tahun ini merupakan kegiatan yang kembali dihidupkan setelah sempat vakum selama dua tahun.

“Tahun ini kami yang mengambil inisiatif melanjutkan kembali kegiatan Tajuk Hijau. Kami juga mendapat dukungan penuh dari Ketua IK Pahutan, Bang Umar Bangsar Pahuni,” jelasnya.

Anwar menambahkan kegiatan itu tidak hanya berisi teori, tetapi praktik langsung di lapangan.

Peserta Tajuk Hijau kali ini berasal dari kalangan mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis serta perwakilan dari beberapa lembaga pers mahasiswa di Universitas Mulawarman.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya jurnalis muda kehutanan yang tidak hanya paham menulis berita tetapi memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan hidup dan sosial masyarakat.

“Setelah pemaparan materi, peserta akan praktik menulis dan membuat liputan di sekitar lingkungan kampus. Harapannya teman-teman bisa memahami dunia jurnalistik dan bagaimana menyuarakan isu lingkungan lewat tulisan,” jelas Anwar.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI