PASER – Kebutuhan darah di Kabupaten Paser masih tinggi. Wakil Bupati (Wabup) Paser, Ikhwan Antasari, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paser galakkan kegiatan donor darah ke seluruh kecamatan, guna memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat terpenuhi.
Hal itu disampaikan Ikhwan dalam aksi donor darah masal yang digelar di Kantor UDD PMI Kabupaten Paser dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Selasa (24/6/2026).
Berdasarkan data UDD PMI Kabupaten Paser, distribusi darah sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai 5.480 kantong darah, meningkat dibandingkan tahun 2024 tercatat sebanyak 5.461 kantong darah. Hal tersebut menunjukkan kebutuhan darah di masyarakat yang terus meningkat dan memerlukan dukungan berbagai pihak.
“Terus galakkan kegiatan donor darah, tidak hanya di Kecamatan Tanah Grogot, tetapi juga menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Paser,” katanya,
Dalam kesempatan tersebut, Ia mewakili Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Paser, para relawan, serta seluruh pihak yang selama ini aktif membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Ikhwan menegaskan Pemerintah Kabupaten Paser akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan yang dilaksanakan PMI. Ia berharap kegiatan donor darah dapat menjadi agenda rutin bagi seluruh perangkat daerah, guna mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut berpartisipasi sebagai pendonor.
“Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menjadikan donor darah sebagai agenda rutin, karena setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang sangat membutuhkan,” tuturnya.
Ikhwan menilai tema peringatan hari donor darah sedunia tahun ini yaitu ‘One Drop of Humanity’ atau ‘Setetes Darah untuk Kemanusiaan’ memiliki makna yang sangat mendalam. Di mana setiap tetes darah yang didonorkan bukan hanya menjadi cairan kehidupan, tetapi bentuk nyata kepedulian, solidaritas, dan kemanusiaan.
Ia mencontohkan darah yang didonorkan sangat berarti bagi ibu yang mengalami komplikasi saat melahirkan, anak-anak yang berjuang melawan leukemia, maupun korban kecelakaan dan kondisi kegawatdaruratan lainnya yang membutuhkan transfusi darah.
“Setiap tetes darah yang kita donorkan, tidak hanya mampu memberikan harapan tapi juga menyelamatkan nyawa sesama. Donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki dampak yang sangat besar,” sebutnya.
Pewarta: TB Sihombing
Editor: Yahya Yabo





