Wagub Sebut Pemotongan TKD Tidak Akan di Atas 30 Persen, Hasil Lobi Gubernur

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan optimismenya terhadap hasil lobi yang dilakukan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud kepada pemerintah pusat terkait rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD) termasuk di dalamnya Dana Bagi Hasil (DBH).

Menurut Seno, komunikasi yang dilakukan Gubernur Rudy dengan sejumlah kementerian terutama Kementerian Keuangan, menunjukkan sinyal positif. Ia berharap hasil akhir pembahasan tidak terlalu memberatkan pemerintah Kaltim.

“Sedang dibahas oleh Kementerian Keuangan dan insya Allah kita bisa mendapatkan lebih dari DBH yang seharusnya dipotong 75-80 persen tersebut,” ujar Seno Aji.

Seno menambahkan pihaknya tetap berupaya agar pemotongan TKD tidak terlalu besar.
“Ya paling tidak kita berharap terpotong 30 persen cukuplah, 25 persen gitu ya. Jangan sampai juga 75 persen,” tegasnya.

Ia menilai proses negosiasi yang sedang berjalan merupakan langkah yang baik.
“Ini dalam proses negosiasi bagus sekali. Ke depan saya yakin dan percaya bisa bertambah lagi,” tambahnya.

Seno memastikan Pemprov Kaltim terus memantau hasil perumusan dari pemerintah pusat mengenai besaran dana yang akan diberikan kembali kepada daerah.

“Mereka sedang merumuskan berapa besaran yang bisa diberikan lagi pemerintah pusat kepada Kaltim,” sebutnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI